Selasa, 21 Februari 2017

HARUSKAH....?

Hari - hari berlalu dalam kesedihan, menyiksa batin yang hanya bisa kurasa dan terus kusimpan sendiri. Tak seorangpun yang tau apalagi bisa merasakan yang aku rasakan hingga kini. Hanya Tuhan satu - satunya tempatku mengadu..tempatku bicara..dan tempatku menangis mencurahkan segala rasaku.. dan hanya Tuhan yang memberiku air mata untuk mengobati segala kesakitan di dadaku... Tuhan begitu ajaib.. mengasihiku dengan segala kasih-Nya.. dan aku manusia berdosa ini tetap selalu Tuhan kasihi..Tuhan tuntun aku ke jalan baik-Nya..

Seperti saat ini... aku tak punya siapapun yang bisa menghiburku..bahkan mendengar segala keluh kesahku... tak seorangpun.. aku selalu berjuang sendiri mengusir segala kesedihan..dari semenjak saat kehancuranku saat itu hingga kerapuhanku saat ini. Saat anakku terkasih lahir dan pergi meninggalkan aku.. bukan penguatan yang aku dapatkan namun tuduhan dan penyalahan yang terus-terus aku terima. Padahal tak seorangpun tau penderitaanku dari saat mengandung hingga melahirkannya..bahkan setelah kepergiannya. Tak seorangpun tau betapa aku tak ingin hidup lagi namun semua hanya menyalahkanku.. menuduh dan menghunjam hatiku. Dan aku... aku hanya terus diam... menutup semua lukaku agar tak terus berdarah.. Mereka tak pernah tau.. sekuat apa aku mempertahankannya hingga bisa lahir kedunia... seorang diri menahan segala kesakitan..kesedihan ..tak seorangpun tau setiap malam hanyalah air mata dan doa minta kekuatan pada Tuhan... meski seolah tak terjawab oleh Tuhan.. tapi aku tak pernah lelah memohon agar anakku Jonathan bisa lahir dengan selamat... dan Tuhan jawab..namun akhirnya Tuhan lebih sayang padanya dan Jona pun kembali kepangkuan Tuhan.. meninggalkan aku dengan segala kehancuran..hampir gila namun sekali lagi Tuhan menolongku...

Dan entahlah apakah memang hidupku harus selalu pahit.. sehingga aku dua kali tak bisa melanjutkan calon anakku lahir kedunia... sedih dan pedih sekali.. dan itu aku terus tanggung sendiri.. dalam segala kerapuhan aku harus selalu terlihat kuat.. batin selalu menangis tapi bibir harus selalu tersenyum tak boleh ada kesedihan. Tuhan... rencana baik apa yang akan Engkau berikan padak ku... sehingga begitu dalam kesakitan yang harus aku lalui... Namun kupercaya Tuhan..semua itu pasti baik untukku..

Aku terhempas dalam sepiku seorang diri tanpa bisa memohon bahkan pada orang yang kucintai.. cintaku seakan hanya aku.. sayangku seakan hanya aku.. aku tak pernah mengerti apa yang sedang kujalani ini. Karena aku hanya berpasrah diri pada Tuhan agar semua kehendakNya yang jadi.. Biarlah segala kepedihan ini aku jalani.. mungkin sampai akhir hidupku sampai Tuhan menyatakan aku harus pulang ke rumahNya..

Segala sengsara aku usahakan sendiri kebangkitannya,.. bersama Tuhan aku selalu melipurnya... kujalani jalan terjal ini.. dengan Tuhan terus menopangku agar aku tak terjatuh. Aku hanya ingin bahagia dengan orang yang kukasihi Tuhan... dan yang mengasihi aku tentunya.. menyayangi aku seperti seharusnya..mengasihi aku seperti selayaknya dan menjagaku seperti janjinya... meski itu kurasa tak sebanyak yang seharusnya.. aku merelakan diriku dalam kesabaran...positif kan semua pikiran dan hatiku..meski seringkali hinggap rasa sakit di dadaku... aku selalu memaafkan.. bahkan untuk yang sangat menyakitkan... 

Tuhan... sampai kapankah aku akan terus tersakiti...sampai kapan semua rasa ini akan terkhianati..sampai kapan aku harus terus bersabar menerima semua kesakitan ini... Engkau tau Tuhan... cinta dan sayangku begitu besar... kasihku tulus hanya untuknya... aku memang pernah berdosa meninggalkannya..tapi Engkau tau Tuhan itu karena apa.. karena aku tidak kuat lagi dengan segala perbuatannya... dan kini Tuhan... Engkau pun tau betapa aku mengubur semua kesalahannya...memaafkan dan tak menyisakan lagi kebencian padanya.. aku tak sanggup lagi membencinya...aku terus menyayanginya..mencintainya..meski begitu banyak yang dia simpan dan entah kapan dia akan benar-benar setia tanpa orang lain ada dalam hidupnya.Aku terus percaya bahwa dia adalah milikku... dan aku menutup mata, telinga juga hati untuk orang lain yang masih ada dalam hidupnya..Tuhan.. aku telah memilihnya dan aku siapkan hati untuk segala yang terjadi...jikapun itu menyakitkan ..aku percaya Engkau akan selalu menguatkanku... 

Tuhan.... aku percaya semua rencanaMu baik untukku dan untukknya... hanya Engkau yang mampu menjaga dia di sana , mengingatkan dia untuk jauh dari ketidaksetiaan. Sehatkan selalu Tuhan.. karena hanya Engkau yang bisa mengangkat segala sakit yang ada di badannya..Dan untuk anakku Jonathan ya Tuhan... aku percaya Kau penuhi dia dengan kebahagiaan... biarlah aku hanya bisa melihat tempat peristirahatnya setiap saat..namun Engkaulah yang menjaga dia di surga...

Ampunkan kami ya Tuhan atas segala dosa kami..dan berkatilah kami dengan segala kekurangan kami. Jadikan kami anakMu yang taat atas seluruh firmanMu... Engkau tak akan meninggalkan kami...dan raihlah kami jika kami mulai menjauh dari jalanMu...Aku mengasihi Engkau Tuhan Yesusku yang baik...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar